Blue Fire Pointer AIRPLANE IN THE SKY

Rabu, 27 Februari 2013

Roy Suryo di Pekan IT



Teknologi informasi merupakan hal yang sangat penting di era modern ini. Sebagai rangkaian agenda tahunan, AgITC (Agricultural Information Technology Club) mengadakan Pekan IT. Acara ini bertajuk “IT For Everyone”. Dalam rangkaian agenda ini salah satunya adalah seminar nasional IT. Ketua Pelaksana Pekan IT, Yogi Fernandes, dalam kata sambutannya berkata “Seminar nasional IT adalah kali pertama yang diadakan oleh AgITC, mudah-mudahan bukan menjadi yang terakhir.” Wakil Dekan III Fakultas Pertanian, Dr. Ir.Aprisal, M.P, membuka acara ini pada pukul 10.15 WIB. “Pekan IT sebagai pembuka Dies Natalies Fakultas Pertanian pada 28 November 2012. IT sangat diperlukan sebagai perangkat dalam bidang pertanian. Dengan IT para investor akan cepat tau potensi-potensi dari suatu daerah,” ujar Aprisal.
Pemateri seminar nasional terdiri dari 3 orang yaitu pertama Roy Suryo, Pakar Telematika dan Anggota DPR, selain itu ada Buchari Bachtiar, Ketua HPMI Sumbar, terakhir ada Faradhika, CEO Tokotaki (toko online). Pemateri yang pertama tiba dan turut menghadiri acara pembukaan adalah Roy Suryo.
“IT bisa memecahkan masalah sekaligus membuka masalah,” ujar Roy Suryo. Beliau mencontohkan Angelina Sondak (Angie), rekannya di DPR. Saat ditanya hakim, Angie mengaku tidak punya Black Berry (BB), namun Roy Suryo menemukan foto Angie tahun 2009 dengan BB-nya. IT tidak bisa berbohong. Roy Suryo juga memaparkan mengenai Program Legislasi Nasional, salah satunya pembuatan RUU Tindak Pidana Teknologi Informasi. UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang ada sekarang belum dapat mengakomodir berbagai kasus yang terjadi, misalnya kasus Prita vs RS Omni International. Pemilik akun palsu seperti ‘sms mama’, ‘sms minta pulsa’, content provider ‘nakal’, dan sejenisnya akan bisa dikenakan jeratan hukum.
Tak hanya menjamah ranah hukum, Roy Suryo juga memaparkan beberapa gambar manipulasi gambar dan video. Misal foto setengah bugil Sandra Dewi, seorang artis, yang merupakan hasil editan dari pihak yang tak bertanggungjawab kemudian diedarkan di dunia maya. Mengenai manipulasi video, Roy Suryo memperlihatkan kepada peserta bagaimana proses shooting film Titanic bahwa Jack dan Rose tidak pernah berada di ujung kapal di tengah lautan di mana adegan tersebut menjadi ciri khas film Titanic. Tayangan video ini disambut gelak tawa peserta seminar.
Selain seminar nasional IT, rangkaian acara lainnya adalah Temu Komunitas IT, Lomba Poster, Workshop e-commerce, IT Goes To School, dan bazar. Acara ini ditutup pada tanggal 10 November 2012. Semoga sukses! FEBBY

Hipnoterapi dalam Seminar Nasional Kewirausahaan Bersama Abu Ziyad



Usai para pria muslim melaksanakan ibadah sholat Jumat, tepat pukul 14.00 WIB dimulailah Seminar Nasional Kewirausahaan dengan tema “ Rahasia Mewujudkan Bisnis yang Hebat” di Ruang Seminar PKM Lantai 1. Pematerinya adalah Abu Ziyad HSDS yang merupakan penulis buku best seller Master Spiritual dan seorang motivator nasional. Seminar ini dipersembahkan oleh Lembaga Pengkajian Islam (LPI) Fakultas Hukum Unand dan UPT Kewirausahaan Unand.
Acara ini tampak berbeda dengan seminar kewirausahaan lainnya. Materi yang dibawakan oleh pria 26 tahun ini diramu secara kocak namun religius. Peserta juga diajak berinteraksi dengan mempraktikkan hipnoterapi untuk berpikiran positif. Para peserta dituntun untuk menepuk-nepuk bagian tubuh dari kepala, pipi, dagu, pergelangan tangan, dan bawah ketiak sembari mengucapkan kata-kata motivasi berulang-ulang kali agar dapat dicerna dalam alam bawah sadar.
Sebelum memberikan materi kewirausahaan, Abu Ziyad terlebih dahulu membentuk mindset peserta. “Postur tubuh anda mempengaruhi pikiran anda,” ucap Abu Ziyad. Jika kita menunduk sambil membayangkan kisah sedih, pasti akan terbawa sedih. Namun apabila kita mengangkat kepala ke atas sambil membusungkan dada dan senyum, maka tak akan bisa menghayati kisah sedih.
Masuk ke materi kewirausahaan, Abu Ziyad mengatakan bahwa orang-orang yang berpikiran sempit akan berpikir jika semua orang menjadi pengusaha, lantas siapa yang menjadi karyawan? Orang Indonesia lebih ingin menjadi karyawan atas perusahaan Cina, Amerika, dan sebagainya. Dalam hidup ada takdir dan nasib. Jika diibaratkan terigu, maka terigu tersebut adalah takdir, apa yang kita perbuat terhadap terigu itu adalah nasib. Kerja keras dengan cara yang salah dapat dikalahkan oleh kerja santai dengan cara yang benar. Kemudian ia memaparkan ada 5 materi mind preneur yaitu meyakini tauhid bisnis, metoda mengolah mental block, metoda mengolah trance, metoda mengumpulkan aset, dan metoda aksi.
Lara Sakti Oetomo, Ketua LPI, mengatakan selama ini sudah banyak motivasi usaha dalam bentuk seminar, namun seminar kali ini tidak hanya dalam bentuk motivasi tapi bagaimana mengubahnya menjadi aksi. Peserta untuk seminar ini dipungut biaya Rp 20.000,00. Sehingga orang-orang datang bukan untuk mencari sertifikat semata. “Dengan niat yang positif maka hasilnya juga akan positif,” ujarnya.
Seminar ini merupakan bagian dari Gebyar Mahasiswa Hukum oleh LPI. Rangkaian acara lainnya adalah lomba debat, lomba membuat opini, lomba menghias kue, dan donor darah. (Febby)

Sabtu, 29 Desember 2012

HET Benahi Mental dan Skill Lewat Diklat Medis




Dalam rangka Open Recruitment (OR) calon anggota, Hypocrates Emergency Team (HET) Fakultas Kedokteran Unand mengadakan Pendidikan dan Pelatihan (diklat) Medis. Diklat ini berlangsung dari tanggal 28 Desember  2012 sampai 1 Januari 2013. “Tujuan acara ini adalah menghasilkan anggota yang tanggap darurat sebagai tim bantuan medis,” ujar Wici Septi Yeni, ketua pelaksana. Ia mengatakan bahwa anggota HET harus siap “turun” dalam memberikan bantuan meski di luar Padang.

Diklat medis terdiri dari 16 kegiatan, diantaranya adalah resusitasi jantung paru, luka perdarahan, dan tali-temali. Kegiatan ini tertutup khusus untuk calon anggota. Sebanyak 17 orang mengikuti diklat hari ini (29-12) di Gedung IJ Fakultas Kedokteran Unand. Calon anggota memakai scraft warna kuning sedangkan anggota memakai scraft warna merah. Ketika Materi Luka Bakar oleh dr. Dedi Saputra sedang berjalan, peserta tampak khidmad mengikutinya. Dedi mengharapkan agar semakin hari calon anggota semakin aktif lagi untuk bertanya.

HET adalah organisasi yang merupakan perpaduan antara medis dan alam. “Semi militer, kita seperti Mapala-nya Fakultas Kedokteran,” ucap Wici tegas. Tahun ini merupakan tahun ke-24 HET membuka OR. Setiap orang tentunya tidak menginginkan bencana terjadi, namun tim bantuan medis mesti siap menghadapinya. Wahyu Tri Nofriansyah, Ketua HET terpilih yang baru 4 hari memimpin, mengatakan “Harapan buat calon anggota semoga siap menjadi insan untuk tim bantuan medis berhubungan dengan menyelamatkan nyawa dari segi mental, ilmu pengetahuan, dan skill.”

Untuk HET ke depannya, Wahyu berharap HET semakin eksis dan sumber daya di dalamnya bisa diperhitungkan. HET yang didirikan secara resmi sejak tahun 1990 ini menanamkan nilai-nilai kejujuran dan tanggung jawab kepada anggotanya.

Kaderisasi calon anggota telah berjalan 6 bulan. Sebelum diklat medis, calon anggota telah melalui tahap wawancara dan tes fisik. Setelah diklat medis, rangkaian kegiatan OR selanjutnya adalah kegiatan alam terbuka dan pengabdian masyarakat. Tidak hanya sekedar memberikan informasi terkait diklat, namun anggota HET yang menyambut kru Genta dengan hangat ini juga mengajak kru berdiskusi mengenai perkuliahan di Fakultas Kedokteran dan bagaimana seorang mahasiswa yang mengabdikan diri sebagai aktivis kampus. Semoga HET bisa menelurkan generasi yang lebih baik. Amin. (Reporter: Febby Mellisa, Fotografer: Khairunnisah)